JAKARTA, iNewsSumba.id – Jumlah korban tewas akibat rentetan bencana di wilayah Sumatra kembali mengalami kenaikan. Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) melaporkan hingga Jumat (9/1/2026), total korban meninggal dunia mencapai 1.182 jiwa. Selain itu, masih terdapat 145 orang yang hingga kini dinyatakan hilang dan belum ditemukan.
Lonjakan korban jiwa ini menjadi alarm serius bagi pemerintah dan seluruh pihak terkait mengenai skala dampak bencana yang melanda beberapa provinsi besar di Sumatra. Data BNPB menyebutkan, korban meninggal tidak hanya berasal dari satu titik bencana, tetapi tersebar di Aceh, Sumatra Utara, hingga Sumatra Barat yang terdampak paling parah.
Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Abdul Muhari menjelaskan bahwa dalam dua hari terakhir ditemukan empat korban meninggal dunia. Penemuan ini berasal dari wilayah Aceh Utara, Langkat, dan Tapanuli Tengah.
“Dalam dua hari terakhir, ada tambahan empat korban meninggal. Satu dari Aceh Utara, dua dari Langkat, dan satu dari Tapanuli Tengah. Sehingga total korban jiwa bencana Sumatra sekarang menjadi 1.182 orang,” ujar Abdul Muhari, Jumat (9/1/2026).
Selain korban meninggal, masih ada ratusan warga yang belum diketahui keberadaannya. Mereka dinyatakan hilang sejak bencana menerjang permukiman dan wilayah padat penduduk. BNPB memastikan proses pencarian terus dilakukan dengan melibatkan berbagai unsur.
“Untuk korban hilang ini terus kita validasi dan sesuaikan dengan laporan daerah. Per hari ini tercatat 145 orang masih belum ditemukan,” kata Abdul Muhari.
Editor : Dionisius Umbu Ana Lodu
Artikel Terkait
