Ratusan Warga Karera Geruduk BPN dan DPRD Sumba Timur, Desak Pertahankan Hasil PRONA 2015

Dion. Umbu Ana Lodu
Aksi demontrasi yang dilakukan ratusan warga Karera dari aneka rumpun marga terkait dan AMPST di Kantor ATR/BPN Sumba Timur-Foto: Dion. Umbu Ana Lodu

Setelah aksi di BPN, massa bergerak menuju Gedung DPRD Sumba Timur. Suasana berubah lebih formal, tetapi tensi tuntutannya tetap menguat. Pimpinan dan sejumlah anggota DPRD, turun langsung menerima massa di lantai dasar gedung wakil rakyat itu.

Melalui pernyataan sikapnya, demonstran meminta DPRD konsisten pada rekomendasi resmi nomor DPRD.219/134/XI/2025 tertanggal 17 November 2025. “Kami hanya ingin DPRD tidak berpihak sepihak dan mengikuti regulasi yang berlaku,” ujar Aris Manja Palit, koordinator aksi lainnya.

Sejumlah tokoh adat dari berbagai kabihu turut bersuara. Hadir Kambaru Halakadu (Kabihu Malari), Kalawua Mangutu Wandir (Kabihu Kalawua), S. B. Kaya (Kabihu Bulura), Umbu Ndawa Natar (Kabihu Tawutu), dan Njaha Hiwa Ngandung (Kabihu Puruwa). Mereka kompak menegaskan bahwa persoalan tanah di Malaikababa harus diselesaikan dengan bukti hukum, bukan rumor.

“Kami tidak ingin persoalan adat dijadikan komoditas untuk memecah masyarakat.” ungkap S. B. Kaya saat berorasi.

Setelah membacakan sikap, seluruh dokumen tuntutan diserahkan kepada pimpinan DPRD untuk ditindaklanjuti. Massa kemudian membubarkan diri secara tertib.

Editor : Dionisius Umbu Ana Lodu

Halaman Selanjutnya
Halaman : 1 2 3

Bagikan Artikel Ini
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network