get app
inews
Aa Text
Read Next : Bayi di Sumba Timur Diduga Patah Tulang Usai Operasi Persalinan, Keluarga Tempuh Jalur Hukum

ATTE Desak Kapolsek Matawai La Pawu Dicopot, Polisi Tunggu Keputusan Kapolda NTT

Rabu, 13 Mei 2026 | 21:06 WIB
header img
Aliansi Tolak Tambang Emas di Sumba Timur kembali gelar aksi demonstrasi jilid 2 di depan gerbang Mapolres setempat (Foto: Dion. Umbu Ana Lodu/iNewsSumba.id)

WAINGAPU, iNewsSumba.id – Tuntutan pencopotan Kapolsek Matawai La Pawu menjadi salah satu poin yang disuarakan dalam aksi demonstrasi Aliansi Tolak Tambang Emas (ATTE) Sumba Timur jilid dua di Mapolres Sumba Timur, Rabu (13/5 /2026) siang tadi.

Massa aksi menilai aparat di wilayah hukum Matawai La Pawu gagal mengantisipasi maraknya aktivitas tambang emas ilegal yang belakangan ramai menjadi perhatian publik.

Dalam dokumen tuntutan yang dibawa demonstran, aliansi bahkan memberi tenggat waktu 1x24 jam kepada Kapolres Sumba Timur untuk mencopot Kapolsek Matawai Lapau.

“Mendesak Kapolres Sumba Timur untuk segera mencopot Kapolsek Matawai Lapau dengan deadline waktu 1x24 jam,” demikian isi tuntutan massa aksi dibacakan Korlap, Andeles Pekuwali.

Aksi demonstrasi berlangsung tertib walau secara bergantian sejumlah elemen kemahasiswaan yang hadirkan perwakilannya menyampaikan orasi di depan gerbang Mapolres. Mereka menilai praktik pertambangan ilegal tidak mungkin berlangsung lama tanpa lemahnya pengawasan aparat di lapangan.

Massa demo juga mempertanyakan keseriusan aparat dalam menangani jaringan tambang emas ilegal yang disebut telah berlangsung dalam waktu cukup lama.

Editor : Dionisius Umbu Ana Lodu

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut