get app
inews
Aa Text
Read Next : Tanggapi Polemik Bayi Alami Patah Tulang Saat Operasi, RSUD URM Tegaskan Bertindak Sesuai SOP

HIV di Sumba Timur Naik Tiap Tahun, Gereja dan Pemerintah Diminta Bersinergi

Jum'at, 15 Mei 2026 | 21:37 WIB
header img
Workshop Kesehatan Reproduksi dan Pengendalian HIV & AIDS bagi Pendeta dan Tokoh Gereja di Aula GKS Manubara, Kota Waingapu (Foto: Dion. Umbu Ana Lodu/iNewsSumba.id)

WAINGAPU, iNewsSumba.id – Tren kasus HIV di Kabupaten Sumba Timur terus mengalami peningkatan dalam beberapa tahun terakhir. Kondisi tersebut mendorong perlunya sinergi antara pemerintah dan gereja dalam melakukan edukasi serta pencegahan di masyarakat.

Hal itu mengemuka dalam Workshop Kesehatan Reproduksi dan Pengendalian HIV & AIDS yang digelar UPKM/CD Bethesda YAKKUM bersama Sinode Gereja Kristen Sumba di Aula GKS Manubara, Jumat (15/5/2026) siang hingga sore lalu.

Data yang dipaparkan dalam workshop menyebutkan hingga akhir 2025 terdapat 314 kasus HIV di Sumba Timur dengan 131 pasien belum menjalani pengobatan ARV.

Project Manager UPKM/CD Bethesda YAKKUM, Sukendri Siswanto mengatakan peningkatan kasus HIV dipengaruhi semakin aktifnya screening kesehatan yang dilakukan pemerintah.

“Semakin aktif screening HIV dilakukan, maka temuan kasus juga semakin tinggi,” katanya.

Namun di sisi lain, ia menilai edukasi masyarakat terkait HIV masih sangat terbatas akibat keterbatasan anggaran pemerintah.

“Kalau dinas kesehatan terbatas pendanaan, maka perlu melibatkan stakeholder lain termasuk gereja,” ujarnya.

Menurut dia, gereja menjadi salah satu institusi paling efektif untuk melakukan edukasi kesehatan berbasis komunitas.

“Jemaat gereja harus diedukasi agar tidak melakukan stigma terhadap ODHIV,” kata Sukendri.

Ia mengatakan stigma sosial menjadi salah satu faktor yang membuat banyak ODHIV enggan menjalani pengobatan rutin.

Editor : Dionisius Umbu Ana Lodu

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut