ATTE Desak Kapolsek Matawai La Pawu Dicopot, Polisi Tunggu Keputusan Kapolda NTT
Menanggapi tuntutan tersebut, Kabag Ops Polres Sumba Timur AKP Bery Nathaniel yang mendampingi Wakapolres Kompol Kompol Angga Maulana mengatakan pergantian jabatan Kapolsek merupakan kewenangan pimpinan di tingkat Polda.
“Untuk pergantian jabatan setingkat Kapolsek masih menunggu keputusan dari Kapolda NTT,” ujar AKP Bery Nathaniel di hadapan massa aksi.
Selain mendesak pencopotan Kapolsek Matawai Lapau, aliansi juga meminta patroli dilakukan selama 24 jam di wilayah tambang emas ilegal. Mereka menilai patroli rutin penting untuk mencegah masuknya penambang baru serta menghentikan distribusi hasil tambang ilegal keluar dari Sumba Timur.
Dalam aksi tersebut, polisi menyebut telah memperketat pengawasan distribusi logam mulia melalui jalur udara, laut dan darat bekerja sama dengan sejumlah instansi terkait. Polres Sumba Timur juga menegaskan telah menetapkan tiga tersangka dugaan penyelundupan logam mulia melalui Bandara Umbu Mehang Kunda Waingapu.
Meski demikian, massa aksi menilai penetapan tiga tersangka belum menyentuh aktor utama yang diduga mengendalikan aktivitas pertambangan ilegal di lapangan. Aliansi Tolak Tambang Emas memastikan akan terus mengawal proses hukum dan kembali turun ke jalan apabila tuntutan masyarakat tidak ditindaklanjuti secara serius.
Editor : Dionisius Umbu Ana Lodu