WAINGAPU, iNewsSumba.id- Kali Kedua Diperiksa Kejari Sumba Timur, Khristofel Praing, Bupati Sumba Timur periode 2020-2025, menanggapinya dnegan ringan, Selasa (11/11/2025). Pemeriksaan ini terkait penyidikan dugaan penyalahgunaan dana hibah Pilkada 2024 yang menjerat tiga pejabat KPU Sumba Timur.
Kepada awak media yang menunggunya sejak siang, Khristofel mengaku hadir sebagai saksi untuk memberikan keterangan yang diperlukan. Pria yang akrab disapa KP ini menambahkan, langkah Kejari mengusut tuntas kasus dana hibah adalah wujud komitmen penegakan hukum di daerah.
Menanggapi isu yang beredar di masyarakat, Khristofel memilih untuk tidak menanggapinya secara berlebihan. Namun ia memastikan bahwa dirinya sama sekali tidak terlibat dalam kasus tersebut.
Editor: Dionisius Umbu Ana Lodu
Related News
Terancam 10 Tahun Penjara, Tersangka Tambang Emas Ilegal di TN Matalawa Ditahan Kejari Sumba Timur
Ini Penampakan Uang Hasil Dugaan Korupsi di PT Astil dan 3 Desa di Sumba Timur, Total Hampir Rp1,2 M
Sempat Menang Praperadilan, Sekretaris KPU Kembali Jadi TSK dan Ditahan Kejari Sumba Timur
Enam Saksi dari KPU Sumba Timur Diperiksa Kejari, Kasus Dugaan Korupsi Hibah Pilkada Terus Bergulir
Tiga Pejabat KPU Sumba Timur Jadi Tersangka Dugaan Korupsi Dana Hibah Pilkada 2024
Pengelolaan Dana Hibah Pilkada Hampir Rp28 Miliar Disorot, Kejari Sumba Timur Geledah Kantor KPU
Latest Video
Ini Penampakan Uang Hasil Dugaan Korupsi di PT Astil dan 3 Desa di Sumba Timur, Total Hampir Rp1,2 M
Dikira Uji Nyali: Setiap Hari warga Desa Dikira Sabung Nyawa Lewati Jembatan Ini
Menapaki Jejak Penambangan Emas Liar Dalam Kawasan TN Matalawa yang Rusakkan Ekosistem
Dari Penyangga ke Jantung Konservasi: Penambangan Emas Liar Ancam Kawasan Taman Nasional Matalawa
Sempat Menang Praperadilan, Sekretaris KPU Kembali Jadi TSK dan Ditahan Kejari Sumba Timur