Tambang Emas Ilegal Masih Beroperasi di Sumba Timur, Penambang Diduga Pasang Mata-Mata

Dion. Umbu Ana Lodu
Beberapa peralatan pendukung aktifitas penambangan emas liar di hulu sungai sekitar kawasan TN Matalawa-Foto: istimewa

WAINGAPU, iNewsSumba.id -  Aktivitas penambangan emas tanpa izin atau ilegal di wilayah Kabupaten Sumba Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT), disinyalir masih terus berlangsung. Salah satu wilayah yang disebut menjadi lokasi aktivitas tersebut berada di kawasan selatan Sumba Timur.

Upaya petugas Taman Nasional Manupeu Tanadaru dan Laiwanggi Wanggameti (TN Matalawa) bersama aparat penegak hukum lainnya untuk mencegah aktivitas tersebut ternyata menghadapi tantangan di lapangan.

Informasi yang dihimpun media ini dari sejumlah sumber terpercaya menyebutkan, para penambang diduga menerapkan pola kucing-kucingan dengan petugas. Mereka disebut telah memiliki cara untuk mengetahui lebih awal apabila aparat melakukan patroli atau pemeriksaan.

Salah seorang petugas TN Matalawa mengungkapkan, keberadaan orang-orang yang diduga menjadi mata-mata membuat aktivitas penertiban tidak selalu berjalan mudah.

"Penambang sepertinya sudah pasang mata-mata. Kalau kita petugas turun, bahkan baru saja di Laindeha, warga penambang di Desa Wanggameti dan di daerah sekitar kawasan sudah tahu," ungkap petugas tersebut.

Menurut dia, ketika petugas tiba di lokasi, para penambang biasanya sudah tidak berada di tempat. Aktivitas penggalian material yang sebelumnya berlangsung juga mendadak berhenti.

"Mereka buru-buru hilang dari kawasan dan tidak lagi ada di lokasi mereka menambang dan menggali material," lanjutnya.

Editor : Dionisius Umbu Ana Lodu

Halaman Selanjutnya
Halaman : 1 2

Bagikan Artikel Ini
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network