Menurut Lugi, menjaga kawasan konservasi bukan hanya soal mempertahankan pepohonan. Kawasan tersebut merupakan bagian dari sistem ekologis yang menopang kehidupan masyarakat Sumba.
Karena itu, keterlibatan masyarakat, termasuk anak muda, menjadi penting. Upaya menjaga lingkungan membutuhkan kesadaran bersama dan tidak cukup hanya mengandalkan petugas di lapangan.
Lugi juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk memperkuat kepedulian terhadap alam Sumba.
“Ayo kita jaga Pulau Sumba, kita jaga hutan Sumba,” ujarnya.
Ia berharap pemberitaan dan edukasi mengenai lingkungan dapat terus dilakukan. Kasus tambang emas ilegal diharapkan tidak hanya berakhir sebagai perkara hukum, tetapi juga meninggalkan pelajaran bagi masyarakat mengenai pentingnya menjaga kawasan konservasi.
Editor : Dionisius Umbu Ana Lodu
Artikel Terkait
