Menurutnya, kemunculan kasus tambang emas ilegal di TN Matalawa seharusnya menjadi bahan refleksi atau pembelajaran. Kasus tersebut menunjukkan pentingnya membangun kecintaan terhadap lingkungan di tengah terbatasnya kawasan konservasi yang dimiliki Sumba.
“Fenomena tambang emas ini kan memberikan semacam pelajaran yang luar biasa bagi kita, betapa kita harus cinta lingkungan kita yang memang sangat terbatas ini,” ujarnya.
Lugi secara khusus menekankan pentingnya pendidikan lingkungan bagi generasi muda. Pengetahuan mengenai fungsi hutan dan kawasan konservasi perlu ditanamkan agar generasi penerus memahami nilai kawasan alam yang diwariskan kepada mereka.
Ia mengatakan kesadaran tersebut perlu dibangun sejak dini. Generasi muda nantinya menjadi bagian penting dalam menentukan bagaimana kondisi lingkungan Pulau Sumba di masa depan.
“Membangun kesadaran lingkungan, pendidikan lingkungan, kecintaan kita terhadap lingkungan ini menjadi PR kita bersama,” katanya.
Editor : Dionisius Umbu Ana Lodu
Artikel Terkait
