LABUAN BAJO, iNewsSumba.id — Kepulangan jenazah drh. Alfonsius Albinus Meha dari Papua menuju kampung halamannya di Maumere, Kabupaten Sikka, mendapat dukungan khusus dari Kepolisian Negara Republik Indonesia. Karena tidak tersedia penerbangan komersial menuju Maumere pada Sabtu (12/9/2026), jenazah dokter hewan yang gugur akibat penembakan KKB itu diterbangkan menggunakan pesawat dinas Polri.
Dikutip dari Tribrata News NTT, Pesawat Polri jenis Cassa 212-200 dengan nomor registrasi P-4101 disiapkan untuk melanjutkan perjalanan jenazah setelah transit di Bandara Internasional Komodo, Labuan Bajo, NTT.
Jenazah bersama keluarga pendamping sebelumnya tiba di Labuan Bajo menggunakan pesawat Batik Air ID-6331. Pesawat tersebut mendarat sekitar pukul 12.42 WITA setelah menempuh rute Makassar-Denpasar-Labuan Bajo.
Setelah pesawat komersial tiba, peti jenazah diturunkan dari kompartemen kargo sekitar pukul 12.45 WITA. Proses tersebut mendapat pengawalan dari personel kepolisian yang bertugas di Bandara Internasional Komodo.
Sepuluh menit kemudian, tepat pukul 12.55 WITA, peti jenazah dipindahkan menuju pesawat Cassa P-4101. Proses pemindahan melibatkan personel Satpolairud Polres Manggarai Barat, Ditpolairud Polda NTT, Korpolairud Baharkam Polri dan pihak Otoritas Bandara Internasional Komodo.
Kapolres Manggarai Barat AKBP Christian Kadang, mengatakan keputusan menggunakan pesawat Polri merupakan instruksi Kapolda NTT untuk memastikan jenazah tidak mengalami keterlambatan dalam perjalanan menuju Maumere.
"Mengingat tidak adanya penerbangan komersial menuju Maumere hari ini, Bapak Kapolda NTT langsung menginstruksikan penggunaan pesawat Polri untuk mengantar jenazah almarhum," kata AKBP Christian Kadang saat memberikan keterangannya pada Sabtu sore.
Editor : Dionisius Umbu Ana Lodu
Artikel Terkait
