Investasi Rp9,2 Triliun Ubah Wajah Sumba Timur, Pabrik Gula Modern Dibangun di Lahan Kering

Tim iNews
Pemimpin Redaksi iNews Aiman Witjaksono di acara trip Manisnya Sumba saat berkunjung ke SMK Negeri 2 Waingapu, Sumba Timur, NTT (Foto Kolase: istimewa)

WAINGAPU, iNewsSumba.id - Kabupaten Sumba Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT), yang selama ini dikenal sebagai wilayah dengan karakter lahan kering, perlahan memperlihatkan perubahan besar. Hamparan lahan yang sebelumnya identik dengan kondisi tandus kini dikembangkan menjadi kawasan perkebunan tebu modern untuk mendukung industri gula nasional.

Transformasi tersebut salah satunya terlihat dari pengembangan perkebunan tebu oleh PT Muria Sumba Manis (MSM) di Desa Wanga, Kecamatan Umalulu, Kabupaten Sumba Timur.

PT MSM merupakan bagian dari PT Hartono Plantation Indonesia (HPI Agro) atau Grup Djarum. Perusahaan tersebut berdiri sejak 2014 dan mulai beroperasi sekitar 2018 dengan fokus pada pengembangan perkebunan serta industri pengolahan tebu di Sumba Timur.

Nilai investasi yang ditanamkan PT MSM di wilayah tersebut mencapai Rp9,2 triliun. Investasi itu mencakup pengembangan kawasan dengan luas sekitar 20 ribu hektare melalui sistem hak guna pakai selama 30 tahun.

Pengembangan tersebut tidak berhenti pada sektor perkebunan. PT MSM juga membangun pabrik gula modern yang disebut sebagai pabrik gula modern pertama di NTT dengan kapasitas pengolahan mencapai 12.000 tons cane per day (TCD).

Editor : Dionisius Umbu Ana Lodu

Halaman Selanjutnya
Halaman : 1 2 3

Bagikan Artikel Ini
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network