Beberapa platform global disebut telah menguji teknologi tersebut di sejumlah negara. Indonesia mendorong agar praktik serupa diterapkan secara luas.
Langkah ini juga mendapat perhatian pelaku industri digital. Ketua Umum idEA Hilmi Adrianto menilai, perlindungan anak harus menjadi prioritas bersama.
“Tantangannya adalah menyaring konten negatif tanpa mematikan akses anak pada konten edukatif,” kata Hilmi.
Menurutnya, dunia digital harus menjadi ruang aman untuk tumbuh, bukan ladang risiko yang dibiarkan liar.
Editor : Dionisius Umbu Ana Lodu
Artikel Terkait
