JAKARTA, iNewsSumba.id – Komika Pandji Pragiwaksono mendatangi Majelis Ulama Indonesia (MUI) untuk berdialog langsung soal materi stand up comedy bertajuk Mens Rea yang belakangan memicu perdebatan publik. Dalam forum tertutup tersebut, Pandji dan jajaran MUI sempat menonton ulang pertunjukan Mens Rea secara bersama-sama sebagai bahan evaluasi.
Pandji menyebut, pemutaran ulang materi itu menjadi titik awal diskusi yang lebih terbuka dan jujur. Setiap bagian yang dianggap sensitif dibedah secara perlahan.
“Saya tadi berdialog dan kami sempat menonton pertunjukannya bareng-bareng. Terus sudah gitu sempat ada diskusi,” kata Pandji kepada wartawan.
Dalam diskusi itu, Pandji mengaku mendapatkan sejumlah catatan penting dari MUI. Catatan tersebut, menurutnya, disampaikan dalam suasana dialog yang sehat dan saling menghargai.
Dia juga diingatkan bahwa kebebasan berekspresi dalam seni tetap menyisakan ruang untuk evaluasi dan perbaikan, terutama ketika karya bersentuhan langsung dengan nilai-nilai yang hidup di masyarakat.
“Saya diingatkan bahwa sebagai orang yang berkarya tentu selalu ada ruang untuk jadi lebih baik lagi,” ujarnya.
Editor : Dionisius Umbu Ana Lodu
