Pandji menegaskan, kehadirannya ke MUI bukan bentuk tekanan, melainkan ikhtiar untuk mendengarkan dan memahami sudut pandang yang berbeda.
Menurut dia, dialog seperti ini justru penting agar kesalahpahaman tidak berkembang menjadi konflik berkepanjangan di ruang publik.
Sebagai komika yang telah lama berkarya, Pandji menyadari bahwa setiap materi yang dibawakan memiliki dampak luas, apalagi di era media sosial.
Dia pun memastikan, hasil diskusi dengan MUI akan menjadi bahan refleksi serius dalam perjalanan kreatifnya ke depan.
Editor : Dionisius Umbu Ana Lodu
