Meski demikian, pihak keluarga menyimpan kecurigaan pada rangkaian pertemuan itu, terutama karena proses kematian Arya dinilai menyisakan kejanggalan. Arya ditemukan tewas di kamar indekosnya di Menteng, Jakarta Pusat, pada 8 Juli 2025, dengan wajah terbungkus plastik dan lakban kuning.
"Yang meragukan kami itu adalah proses kematiannya. Apakah check-in ini berhubungan dengan kematian? Kalau iya, siapa pihak yang dirugikan hingga membunuh almarhum?” kata Nicholay.
Sebelumnya, penyidik menyatakan tidak menemukan unsur pidana dalam kematian tersebut. Polisi menyimpulkan tidak ada keterlibatan pihak lain. Namun, keluarga menolak kesimpulan itu dan meminta gelar perkara untuk membuka kemungkinan naiknya kasus ke tahap penyidikan.
Hingga kini, penyidik menyatakan proses penyelidikan masih berlangsung. Publik pun menanti apakah keterangan Vara dapat membuka tabir di balik akhir tragis seorang diplomat muda yang sempat bersinar di Kemlu.
Editor : Dionisius Umbu Ana Lodu
Artikel Terkait
