Delapan Pelaku Curas Serang Satu Keluarga di Sumba Tengah, Ayah Ditebas Parang Saat Tidur
WAIBAKUL, iNewsSumba.id - Kampung Waini Haingu, Desa Wairasa, Kecamatan Umbu Ratunggay Barat, Kabupaten Sumba Tengah, mendadak mencekam pada Sabtu dini hari, 21 Februari 2026. Sebuah keluarga menjadi korban tindak pidana pencurian dengan kekerasan (curas) yang dilakukan delapan orang pelaku tak dikenal.
Dikutip dari Tribrata News NTT disebutkan, peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 01.00 WITA ketika para penghuni rumah sedang beristirahat. Delapan pelaku tiba-tiba mendatangi rumah korban dan mendobrak pintu sebelum masuk secara paksa.
DDH (56), salah satu penghuni rumah, menjadi sasaran pertama. Korban yang saat itu tengah tertidur lelap langsung diserang menggunakan senjata tajam jenis parang.
Akibat serangan tersebut, DDH mengalami luka robek serius pada bagian punggung dan kepala. Situasi di dalam rumah pun berubah menjadi kepanikan ketika anggota keluarga lainnya berusaha menyelamatkan diri.
RUGB (28), seorang karyawan honorer yang berada di lokasi, berusaha melawan untuk melindungi ayahnya. Dengan sebilah parang, RUGB terlibat perlawanan dengan para pelaku.
Dalam perlawanan itu, RUGB sempat menebas dua pelaku hingga mengenai bagian kepala dan dada. Para pelaku kemudian membalas dengan melemparkan batu yang mengenai tubuh RUGB.
Kekerasan juga dialami ERH (54). Saat berusaha menahan parang yang digunakan pelaku, ERH mengalami luka robek pada telapak kedua tangannya.
Tidak berhenti di situ, pelaku kemudian menusuk dada sebelah kanan ERH menggunakan parang. Setelah menganiaya para penghuni rumah, para pelaku mengambil satu unit ponsel Samsung A15 dan dua batang parang milik korban.
Para pelaku juga memotong seekor anjing milik keluarga tersebut. Mereka diduga hendak mencuri ternak yang berada di kandang, yakni empat ekor kerbau dan tiga ekor kuda, namun rencana tersebut gagal setelah situasi di lokasi semakin memanas.
Kapolda NTT Irjen Pol Rudi Darmoko melalui Kabidhumas Polda NTT Kombes Pol Henry Novika Chandra, membenarkan kejadian tersebut.
"Benar telah terjadi tindak pidana pencurian dengan kekerasan di Kampung Waini Haingu, Sumba Tengah. Saat ini kasus tersebut dalam penanganan intensif dan para pelaku dalam proses penyelidikan serta pengejaran oleh tim gabungan Satreskrim Polres Sumba Barat dan Polsek Katikutana," tegas Kombes Pol Henry Novika Chandra.
Editor: Dionisius Umbu Ana Lodu