Tak Ada Penerbangan Komersial ke Maumere, Pesawat Polri Antar Jenazah Dokter Hewan Korban KKB
Penggunaan pesawat khusus itu bukan hanya berkaitan dengan aspek teknis perjalanan. Kepolisian juga memandang fasilitas tersebut sebagai bentuk penghormatan terakhir kepada almarhum yang meninggal dalam insiden penembakan di Distrik Muliama, Kabupaten Jayawijaya, Papua Pegunungan.
"Pengawalan dan fasilitasi penerbangan ini merupakan bentuk penghormatan terakhir serta komitmen Polri kepada almarhum dan pihak keluarga. Kami ingin memastikan seluruh rangkaian proses transit dan pemindahan jenazah berjalan dengan aman, tertib, dan khidmat," ujar Kapolres.
AKBP Christian mengatakan proses pemulangan jenazah menjadi perhatian karena keluarga harus menempuh perjalanan panjang dari Papua hingga ke NTT. Karena itu, kepolisian berupaya memastikan perjalanan terakhir tersebut berlangsung tanpa hambatan berarti.
"Kehilangan ini tentu menyisakan duka yang sangat mendalam bagi masyarakat Indonesia. Kami hadir di sini untuk memastikan almarhum mendapatkan penghormatan terbaik dan seluruh proses kepulangan berjalan dengan lancar hingga ke rumah duka," tambahnya.
Menurut Kapolres, kelancaran proses pemindahan armada juga tidak terlepas dari koordinasi berbagai pihak. Personel kepolisian dan petugas bandara bekerja bersama sejak pesawat komersial mendarat hingga jenazah dipindahkan ke pesawat dinas Polri.
"Sinergitas antara Polres Manggarai Barat, Polda NTT, Korpolairud Baharkam Polri, hingga pihak Avsec berjalan sangat solid, sehingga waktu pemindahan dapat dilakukan secara presisi dan tepat waktu," ungkapnya.
Editor: Dionisius Umbu Ana Lodu