Polres Sumba Barat Siapkan Trauma Healing untuk 14 Anak Korban Pencabulan Oknum Guru Honorer
WAIKABUBAK, iNewsSumba.id - Kepolisian Resor Sumba Barat menyiapkan langkah pemulihan bagi 14 anak yang menjadi korban dugaan tindak pidana pencabulan oleh seorang guru honorer. Salah satu bentuk pendampingan yang disiapkan adalah kegiatan trauma healing untuk membantu korban melewati dampak psikologis akibat peristiwa yang mereka alami.
Langkah tersebut diawali dengan rapat koordinasi antara Satreskrim Polres Sumba Barat bersama para orang tua atau wali korban pada Rabu (9/9/2026) sekitar pukul 10.00 Wita. Pertemuan berlangsung di Ruangan Kasatreskrim Polres Sumba Barat dan dipimpin Kasatreskrim AKP Helmi Wildan.
Dalam rapat itu, AKP Helmi Wildan didampingi KBO Reskrim, Kanit PPA dan sejumlah anggota. Para orang tua atau wali dari 14 anak korban turut hadir untuk mendapatkan penjelasan mengenai rencana pendampingan yang akan dilakukan kepolisian.
Kasatreskrim menjelaskan, trauma healing menjadi bagian dari upaya kepolisian untuk membantu memulihkan kondisi psikologis anak-anak. Pendekatan tersebut juga diarahkan untuk memberikan rasa aman dan perhatian kepada korban setelah mengalami peristiwa yang dapat memengaruhi kondisi mental maupun emosional mereka.
"Trauma healing ini merupakan bentuk kepedulian dan pendampingan kami terhadap anak-anak yang menjadi korban. Kami ingin memastikan mereka mendapatkan ruang yang aman, nyaman, serta dukungan yang dibutuhkan dalam proses pemulihan," jelas AKP Helmi Wildan dilansir dari Tribrata News Sumba Barat.
Editor: Dionisius Umbu Ana Lodu