Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Kapolres Sumba Timur Temui Warga Terdampak Gempa, Pastikan Polisi Siap Memberikan Bantuan
Advertisement . Scroll to see content

Selundupkan Pasir Emas Diduga Hasil Tambang Ilegal ke Lombok, YTJ Ditangkap di Pelabuhan Waingapu

Rabu, 05 Agustus 2026 | 17:50 WIB
  • author Dion. Umbu Ana Lodu
Selundupkan Pasir Emas Diduga Hasil Tambang Ilegal ke Lombok,  YTJ Ditangkap di Pelabuhan Waingapu
Serbuk emas yang diduga hasil penambangan ilegal diamankan aparat ketika hendak diselundupkan ke Lombok, NTB dari Pelabuhan Waingapu. Kapolres Sumba Timur AKBP I Kadek Hery Cahyadi pastikan proses hukum tegas dan tuntas (Foto: Dion. Umbu/iNewsSumba)

Kapolres menegaskan, Polres Sumba Timur berkomitmen memberantas seluruh bentuk aktivitas pertambangan ilegal karena tidak hanya melanggar hukum, tetapi juga mengancam kelestarian lingkungan serta merugikan negara. 

"Kami mengimbau seluruh masyarakat agar tidak melakukan penambangan ilegal, baik di dalam maupun di luar kawasan hutan. Selain merupakan pelanggaran hukum, aktivitas tersebut dapat merusak lingkungan, memicu bencana, serta berpotensi mengakibatkan sanksi pidana. Apabila mengetahui adanya aktivitas pertambangan ilegal, segera laporkan kepada pihak kepolisian agar dapat ditindaklanjuti sesuai ketentuan yang berlaku. Kedepan Polres Sumba Timur bersama instansi terkait akan turun melakukan penindakan apabila ditemukan lagi ada melakukan aktivitas penambangan illegal," tegas Kapolres.

Pengungkapan kasus ini menjadi sinyal kuat bahwa Polres Sumba Timur akan meningkatkan pengawasan terhadap aktivitas pertambangan tanpa izin di berbagai wilayah. Selain memberi efek jera kepada pelaku, langkah tersebut diharapkan mampu mendorong pemanfaatan sumber daya alam secara legal, bertanggung jawab, dan sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.

Editor: Dionisius Umbu Ana Lodu

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut