Jejak Konflik Maut Dini Hari di Matawai: Kos-Kosan, Lempar Mangga, Kejar-kejaran lalu Pembacokan
Konflik yang semula hanya berupa pertengkaran verbal berubah menjadi ancaman fisik. Penghuni kos yang baru terbangun mencoba menenangkan suasana dan meminta teman-temannya masuk kembali ke kamar. Tetapi upaya itu berakhir gagal.
Ia justru dikeroyok dan ditendang oleh sejumlah orang. Merasa tidak terima dan terancam, pria tersebut masuk ke kamar dan mengambil parang.
Saat keluar, ia mendapati Ongko Jery berdiri di depan kos yang sejatinya datang untuk melerai dan mengendalikan situasi. Namun, dalam kondisi emosi memuncak, parang langsung diayunkan ke arahnya.
Tebasan mengenai leher bagian kanan dan membuat korban terjatuh bersimbah darah. Melihat korban pertama roboh, pelaku lain yang sebelumnya membawa parang ikut melakukan pengejaran dan mengayunkan senjata tajam ke arah sejumlah orang di lokasi.
Akibatnya, tiga korban lain mengalami luka berat pada tangan, wajah, leher, bahu, punggung hingga bagian mata. Warga yang mendengar teriakan segera berdatangan.
Korban luka kemudian dievakuasi ke Rumah Sakit Imanuel Waingapu, sementara korban meninggal dunia tetap berada di lokasi hingga polisi datang melakukan olah tempat kejadian perkara.
“Penyidik Polres Sumba Timur dari Reskrim tepatnya masih terus mengurai rangkaian peristiwa tersebut untuk memastikan siapa saja yang terlibat dan bagaimana peran masing-masing pihak dalam tragedi ini. Nanti pasti updatenya akan kami sampaikan ke masyarakat melalu rekan-rekan media,” urai AKP Bery.
Editor : Dionisius Umbu Ana Lodu