get app
inews
Aa Text
Read Next : Polisi dan Warga Kompak, Tujuh Kerbau Curian di Sumba Timur Berhasil Ditemukan

Jejak Konflik Maut Dini Hari di Matawai: Kos-Kosan, Lempar Mangga, Kejar-kejaran lalu Pembacokan

Kamis, 18 Juni 2026 | 20:58 WIB
header img
Pohon mangga, gebanr depan kos, lokasi korban tergeletak ditunjukkan Kabag Ops Polres Sumba Timur Bery Nathanaiel dan korban sesaat sebelum dievakuasi (Foto kolase: Dion. Umbu Ana Lodu/iNewsSumba.id)

WAINGAPU, iNewsSumba.id – Polisi mulai merangkai jejak peristiwa yang berujung pada pembacokan maut di Jalan Palapa, Kelurahan Matawai, Kecamatan Kota Waingapu, Kabupaten Sumba Timur, NTT. Walau masih sebatas rangkaian awal dan masih terus dilakukan pendalaman.

Kasus yang terjadi Kamis (18/6/2026) dini hari itu menewaskan satu orang dan menyebabkan tiga korban lainnya mengalami luka berat.
Menurut laporan kepolisian yang diterima media ini dan kemudian sekilas dikisahkan oleh AKP Bery Nathaniel di TKP beberapa jam kemudian, titik awal kejadian berada di sebuah kamar kos yang ditempati sejumlah pemuda asal Sumba Barat. Malam itu mereka diketahui mengonsumsi minuman keras bersama.

Sekitar pukul satu dini hari, beberapa di antaranya keluar menuju pohon mangga milik warga yang berada di seberang jalan. Buah mangga kemudian diambil dengan cara melempar batu ke arah pohon. Aksi tersebut diketahui pemilik pohon yang segera keluar rumah.
Saat menegur para pemuda itu, suasana awalnya masih terkendali. Namun keadaan berubah setelah salah satu pemuda mendapat tamparan dari beberapa orang yang datang ke lokasi.

Peristiwa itu memicu reaksi dari rekan-rekannya. Adu mulut terjadi. Masing-masing pihak saling mempertahankan harga diri. Ketika kata-kata kasar mulai terlontar, situasi semakin sulit dikendalikan.

Sejumlah pemuda kemudian melompati pagar dan masuk ke area kos. Mereka mengejar salah satu pria yang sebelumnya terlibat pertengkaran. Kejar-kejaran berlangsung hingga ke depan kamar kos.

Situasi yang sempat memanas itu kemudian mereda beberapa saat. Namun ketenangan tidak bertahan lama. Salah seorang penghuni kos kembali keluar sambil berteriak ke arah kelompok lawan. Tidak lama kemudian, seorang pria lain muncul membawa parang.

Editor : Dionisius Umbu Ana Lodu

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut