get app
inews
Aa Text
Read Next : Sebelum Diamankan Polisi, Agus  dan Joni Sempat Bersihkan Parang Usai Peristiwa Matawai 

Heboh dan Viral, Kasus Dugaan Kekerasan Seksual di Unkriswina Terus Jadi Sorotan Warganet

Kamis, 28 Mei 2026 | 17:00 WIB
header img
Geger dugaan kekerasan seksual oleh oknum dosen di Unkriswina Sumba Timur. Satgas (PPKPT) membenarkan telah terima laporan dan telah berkoordinasi dengan Polres setempat (Foto: ilustrasi AI)

WAINGAPU, iNewsSumba.id – Dugaan kasus kekerasan seksual yang diduga melibatkan seorang oknum dosen di Universitas Kristen Wira Wacana (Unkriswina) Sumba Timur, NTT, menjadi sorotan luas warganet di media sosial hingga kini.

Berbagai unggahan terkait kasus tersebut terus beredar dan menjadi bahan diskusi publik di jagad maya. Sebagian warganet mendesak agar kasus diusut secara transparan dan tuntas, sementara lainnya mengingatkan pentingnya menjaga asas praduga tak bersalah.

Ramainya pembahasan di media sosial akhirnya membuat pihak kampus mengeluarkan pernyataan resmi melalui Satgas Pencegahan dan Penanganan Kekerasan di Lingkungan Perguruan Tinggi (PPKPT).

Dalam pernyataannya, Satgas menyebut kasus tersebut kini sedang ditangani bersama Polres Sumba Timur.

“Satgas PPKPT telah merespons laporan tersebut secara cepat dan serius sesuai mekanisme yang berlaku,” demikian pernyataan resmi Satgas.

Pihak kampus menegaskan bahwa investigasi internal sedang berlangsung secara intensif dan profesional. Sebanyak 15 saksi yang terdiri dari mahasiswa dan dosen juga telah dimintai keterangan.

Kasus tersebut tidak hanya memantik perhatian masyarakat Sumba Timur, tetapi juga memunculkan diskusi luas tentang keamanan mahasiswa di lingkungan perguruan tinggi.

Banyak pihak menilai keberadaan Satgas PPKPT menjadi penting dalam penanganan kasus-kasus kekerasan seksual di kampus.

Satgas juga mengimbau masyarakat tidak menyebarkan identitas pihak-pihak terkait demi menjaga proses hukum dan perlindungan korban.

“Kami mengajak seluruh masyarakat untuk mendukung proses penanganan kasus ini secara bermartabat dan bertanggung jawab,” tulis Satgas.

Di tengah derasnya arus informasi media sosial, publik diminta tetap berhati-hati dalam menyebarkan informasi yang belum terverifikasi.

Kasus ini menjadi pengingat bahwa persoalan kekerasan seksual di lingkungan pendidikan harus mendapat perhatian serius semua pihak. Tak hanya itu, pihak kampus memastikan akan terus mengawal proses penanganan kasus sesuai ketentuan hukum dan regulasi pendidikan tinggi yang berlaku.

Editor : Dionisius Umbu Ana Lodu

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut