Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Ini Penampakan Uang Hasil Dugaan Korupsi di PT Astil dan 3 Desa di Sumba Timur, Total Hampir Rp1,2 M
Advertisement . Scroll to see content

Dana Hibah Pilkada Rp28 Miliar di Sumba Timur Disorot, Penyedia Jasa Ikut Diperiksa Penyidik Kejari

Rabu, 06 Agustus 2025 | 20:30 WIB
  • author Dion. Umbu Ana Lodu
Dana Hibah Pilkada Rp28 Miliar di Sumba Timur Disorot, Penyedia Jasa Ikut Diperiksa Penyidik Kejari
Kajari Sumba Timur, Akwan Annas melalui Kasi Intel Wiradhyaksa Mochamad Hariadi Putra tegaskan sekira 20 orang yang dimintai keterangan dalam pendalaman dugaan korupsi dana hibah Pilkada 2024 di KPU -Foto Kolase: Dion. Umbu Ana Lodu

WAINGAPU, iNewsSumba.id — Dugaan korupsi dana hibah Pilkada 2024 di KPU Sumba Timur memasuki babak baru. Kejaksaan Negeri Sumba Timur di bawah kepemimpinan Akwan Annas memperluas penyidikan dengan memeriksa unsur penyedia barang dan jasa, selain jajaran komisioner dan sekretariat KPU.

Kasi Intel Kejari Sumba Timur, Wiradhyaksa Mochamad Hariadi Putra, menyebut bahwa hingga saat ini sudah ada 20 orang yang dimintai keterangan.

“Pendalaman masih berlangsung, baik dari unsur KPU maupun penyedia jasa terkait dana hibah Pilkada 2024,” tegasnya, Rabu (6/8/2025).

Dugaan penyimpangan anggaran tersebut melibatkan dana hibah sebesar lebih dari Rp28 miliar yang diperuntukkan bagi pelaksanaan Pilkada. Namun, indikasi adanya ketidaksesuaian dalam realisasi anggaran membuat Kejari bergerak cepat menelusuri aliran dana tersebut.

Wiradhyaksa menambahkan, pihaknya akan bekerja sama dengan lembaga terkait untuk memastikan perhitungan kerugian negara dilakukan secara akurat.

"Kami akan berkoordinasi dengan pihak berkompeten dalam audit kerugian negara," jelasnya.

Kasus ini menjadi sorotan karena menyangkut integritas penyelenggaraan pemilu di tingkat daerah. Kejari Sumba Timur yang dipimpin Akwan Annas memastikan proses hukum dilakukan secara transparan demi menjaga kepercayaan publik terhadap institusi pemilu.

Editor: Dionisius Umbu Ana Lodu

Related News

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut