Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Pertamina Jatimbalinus Beri 237 Sanksi ke SPBU, NTT Catat 31 Pelanggaran
Advertisement . Scroll to see content

Antrian Kendaraan Isi BBM di SPBU Meluber, Warga Sumba Timur Mengeluh Hingga ke Dunia Maya

Senin, 05 Agustus 2024 | 18:49 WIB
  • author Dion. Umbu Ana Lodu
Antrian Kendaraan Isi BBM di SPBU Meluber, Warga Sumba Timur Mengeluh Hingga ke Dunia Maya
Antrian kendaraan bermotor meluber hingga ke luar kawasan SPBU di Kelurahan Matawai, Kecamatan Kota Waingapu, Kabupaten Sumba Timur - Foto : iNewsSumba.id/Dion. Umbu Ana Lodu

SUMBA TIMUR, iNewsSumba.id -  Antrian panjang kendaraan bermotor untuk mengisi BBM di 2 SPBU di Kota Waingapu dan 1 SPBU di Kecamatan Kambera, Kabupaten Sumba Timur, NTT terus terjadi beberapa hari terakhir. Warga yang mengantri membutuhkan sedikitnya 30 menit untuk dapat terlayani.

Pantauan di 3 SPBU itu, Senin (5/8/2024) sekira pukul 12.30 WITA lalu antrian kendaraan bermotor meluber hingga memakan badan jalan di luar kawasan SPBU. Kondisi itu diakui oleh sejumlah pengantri telah berlangsung beberapa  hari terakhir. Bahkan ada yang mengaku kondisi itu sudah terjadi sekitar 1 bulan terakhir.

“Paling cepat sudah 30 menit baru dapat solar, semoga tidak terlalu lama seperti ini dan bisa normal kembali,” ungkap Meta, seorang sopir bus jurusan Mangili yang mengantri.

Robi dan Petrus, yang juga sopir bus angkutan pedesaan rute Waijellu-Waingapu kurang lebih punya keluhan yang sama.

“Yang antri bukan hanya untuk isi solar tapi juga bensin. Kalau saya rasa sudah 2 bulan begini,” kata Petrus diamini Robi.

Antrian kendaraaan bermotor yang paling panjang dan meluber terpantau siang itu terjadi di SPBU Matawai. Antrian kendaraan mulai dari yang berplat hitam hingga kuning terlihat meluber hingga ke luar kawasan SPBU. Mulai dari kendaraan roda dua hingga roda empat bahkan lebih mengisi antrian.

Situasi antrian yang hampir tiap hari terjadi di sejumlah SPBU itu juga dikeluhkan warga hingga ke dunia maya. Sejumlah akun facebook menuliskan status untuk menyuarakan kondisi itu. Mulai dari menyatakan kesusahan untuk mendapatkan BBM jenis pertalite atau bensin hingga pernyataan antrian seperti dimaksud sudah terlalu lama terjadi.

Editor: Dionisius Umbu Ana Lodu

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut