Mahasiswa menyambut baik komitmen tersebut, namun berharap pengawasan publik tetap diperlukan agar kasus benar-benar diproses hingga tuntas.
“Kami ingin korban merasa aman dan percaya bahwa hukum berpihak pada keadilan,” kata salah satu Mahasiswa peserta audiensi.
Polres Sumba Timur juga menyebut penguatan koordinasi dengan pihak kampus dan organisasi masyarakat akan terus dilakukan sebagai bagian dari upaya perlindungan perempuan dan anak.
Audiensi itu akhirnya ditutup dengan semangat bersama untuk memperkuat pencegahan kekerasan seksual di lingkungan pendidikan serta membangun keberanian korban untuk melapor.
Editor : Dionisius Umbu Ana Lodu
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.
Artikel Terkait
BERITA POPULER
+
News Update
