Anggota DPRD Sumba Timur Endus Dugaan Mafia Ternak, 11 Kerbau Melintas di Luar Jam Operasional

Dion. Umbu Ana Lodu
Sebagian kerbau yang sempat diamankan ke Polsek Lewa karena hendak dibawa ke Sumba Barat dari Sumba Timur di luar jam operasional. Anggota DPRD, Aldi Wali menduga adanya upaya mafia ternak untuk loloskan ternak produktif (Foto: Istimewa).

Kapolsek Lewa, Ipda Marius P. Himbir, membenarkan adanya pemeriksaan terhadap ternak tersebut. Namun, ia menegaskan bahwa ternak tidak ditahan, melainkan hanya diperiksa kelengkapan administrasinya.

“Benar sempat diamankan ke Polsek karena ternak itu tidak punya rekomendasi untuk keluar Sumba Timur. Sementara ada penekanan dari Pemerintah dan DPRD bahwa ternak produktif tidak boleh keluar atau melintas,” ujar Marius.

Setelah pemilik ternak menyatakan kesediaannya mengurus rekomendasi di portal pemeriksaan Tanggamadita-Lewa, aparat kepolisian kemudian melepaskan kendaraan beserta ternaknya.

“Kami sudah lepas dan hanya foto copy KKMT tiga ekor ternak betina yang diduga kuat produktif itu, juga foto copy KTP yang membawa ternak tersebut,” ucapnya.

Marius menegaskan bahwa pihaknya akan melakukan pengecekan lanjutan di portal pemeriksaan untuk memastikan apakah seluruh ternak memenuhi syarat administrasi.

Kasus ini kembali menyoroti pentingnya pengawasan ketat terhadap lalu lintas ternak di Sumba Timur guna mencegah praktik ilegal yang dapat merugikan daerah dan mengancam keberlanjutan populasi ternak.

Editor : Dionisius Umbu Ana Lodu

Sebelumnya

Bagikan Artikel Ini
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network