Menurut Ibrahim, faktor eksternal masih menjadi pendorong utama kenaikan harga emas, mulai dari geopolitik, perang dagang, hingga kebijakan moneter Amerika Serikat.
“Semua itu memicu ketidakpastian, dan emas selalu diuntungkan,” ujarnya.
Selain itu, faktor internal berupa tingginya permintaan masyarakat terhadap emas juga memperkuat tren kenaikan harga.
“Permintaan naik, pasokan terbatas, otomatis harga ikut terdorong,” kata Ibrahim.
Ia menilai kondisi ini menjadikan emas sebagai instrumen investasi yang tetap relevan di tengah dinamika ekonomi global.
Editor : Dionisius Umbu Ana Lodu
Artikel Terkait
