Bukan Sekadar Viral, Kasus WNA Tak Senonoh di Blok M Soroti Etika Publik dan Respons Aparat

Tim iNews
Ilustrasi WNA pamer alat vital di Blok M - Foto : istimewa

JAKARTA, iNewsSumba.id – Kejadian WNA memamerkan kemaluannya di Taman Literasi Blok M bukan sekadar bahan viral di jagat maya. Peristiwa ini membuka isu lebih dalam tentang etika publik, perlindungan terhadap warga, dan kesiapan aparat menindak pelanggaran kesusilaan.

Video yang beredar luas menunjukkan bagaimana pelaku bertindak santai meski telah mengganggu ketenangan lingkungan taman. Bahkan ia sempat menyebut kalimat merendahkan korban. Sikap ini menunjukkan adanya rasa tidak takut pada konsekuensi hukum.

Perekam video mengatakan bahwa kejadian tersebut sudah dua kali terjadi. Pernyataan ini memantik dugaan kuat bahwa pelaku mungkin sudah beberapa kali beraksi tanpa ada tindakan tegas.

Kepolisian menyatakan telah bergerak cepat, namun tak dapat menangkap pelaku karena keburu menghilang.

Kanit Reskrim Polsek Kebayoran Baru, Kompol Suparmin mengungkapkan bahwa pelaku memberi alasan klise. “Dia bilang kepanasan dan gatal,” ujar Kompol Suparmin.

Namun, publik tentu tidak bisa begitu saja menerima pembenaran dangkal atas tindakan yang melanggar norma kesusilaan. Terlebih, kejadian berlangsung di ruang publik yang juga digunakan anak-anak dan keluarga.

Ketidakhadiran CCTV menjadi persoalan teknis yang memperberat proses penelusuran. Polisi pun meminta pihak pengelola meningkatkan standar keamanan lingkungan taman agar tidak menjadi ruang bebas pelanggaran etika.

Editor : Dionisius Umbu Ana Lodu

Halaman Selanjutnya
Halaman : 1 2

Bagikan Artikel Ini
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network