Panggaratau hingga Pedang Pora, Sambutan Adat dan Tradisi Kepolisian Iringi Kehadiran Kapolres Baru
Prosesi penyambutan tersebut bukan sekadar seremoni pergantian pimpinan di lingkungan Polres Sumba Timur. Perpaduan antara Panggaratau, tarian Ningu Harama, hingga tradisi pedang pora menjadi simbol kuat bahwa kepemimpinan baru diharapkan mampu merawat nilai budaya sekaligus memperkuat profesionalisme institusi kepolisian dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.
Rangkaian kegiatan dijadwalkan berlanjut pada malam harinya melalui acara resepsi temu pisah yang mempertemukan pejabat lama dan pejabat baru bersama berbagai elemen masyarakat. Momentum itu diharapkan semakin mempererat hubungan antara Polres Sumba Timur, pemerintah daerah, tokoh masyarakat, dan seluruh pemangku kepentingan demi mewujudkan Sumba Timur yang aman, maju, dan sejahtera.
Editor : Dionisius Umbu Ana Lodu