Panggaratau hingga Pedang Pora, Sambutan Adat dan Tradisi Kepolisian Iringi Kehadiran Kapolres Baru
WAINGAPU, iNewsSumba.id- Suasana penuh khidmat dibalut budaya khas Sumba Timur tersaji dari jalanan hingga halaman Polres Sumba Timur, Senin (3/8/2026), saat AKBP I Kadek Hery Cahyadi menjalani rangkaian penyambutan resmi sebagai Kapolres Sumba Timur yang baru. Prosesi tersebut memadukan kekayaan budaya Sumba melalui ritual adat dengan tradisi kehormatan institusi Polri, menandai dimulainya estafet kepemimpinan di wilayah hukum Polres Sumba Timur.
Dua hari setelah tiba di Bumi Marapu, perwira menengah Polri berpangkat dua melati itu disambut melalui prosesi adat yang sarat makna. Penyambutan diawali dengan Panggaratau, pengalungan kain adat, serta tarian tradisional gabungan Ningu Harama, Kandingang, dan Kabokang sebagai simbol penghormatan masyarakat kepada tamu yang datang mengemban amanah di tanah Sumba.
Rangkaian penyambutan itu tidak hanya memperlihatkan kekayaan budaya lokal, tetapi juga menjadi simbol penerimaan masyarakat terhadap pemimpin baru Polres Sumba Timur. Tradisi adat tersebut mencerminkan nilai penghormatan, persaudaraan, dan harapan agar kepemimpinan baru mampu membawa keamanan serta kesejahteraan bagi masyarakat.
Usai menjalani prosesi adat, AKBP I Kadek Hery Cahyadi melanjutkan penyambutan dengan melewati pedang pora, sebuah tradisi kehormatan di lingkungan Kepolisian yang lazim digelar untuk menyambut pejabat baru. Barisan pedang pora yang dibentuk personel Polri menjadi simbol penghormatan sekaligus kesiapan seluruh anggota mendukung kepemimpinan baru.
Editor : Dionisius Umbu Ana Lodu