Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Laporan Masuk 23 Agustus, Tiga Hari Kemudian Terlapor Dugaan Pencabulan Diamankan Polda NTT
Advertisement . Scroll to see content

Korban Kira Panggilan Video Suami, Ternyata Pria Tak Dikenal Tunjukkan Alat Kelamin via WhatsApp

Kamis, 24 September 2026 | 07:37 WIB
  • author Dion. Umbu Ana Lodu
Korban Kira Panggilan Video Suami, Ternyata Pria Tak Dikenal Tunjukkan Alat Kelamin via WhatsApp
Ilustrasi AI pelecehan seksual berbasi elektronik resahkan seorang ibu rumah tangga

KUPANG, iNewsSumba.id — Panggilan video dari nomor tak dikenal melalui WhatsApp menjadi awal terungkapnya dugaan kekerasan seksual berbasis elektronik di Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur. Korban awalnya mengira penelepon adalah suaminya yang bekerja sebagai pelaut.

Dugaan itu muncul karena korban terbiasa menerima komunikasi dari suaminya yang sedang bekerja di laut. Namun, ketika panggilan video tersebut diangkat, situasi justru berubah menjadi pengalaman yang membuat korban ketakutan.

Orang di balik panggilan video tersebut ternyata bukan suami korban. Terduga pelaku justru dengan sengaja memperlihatkan alat kelaminnya kepada korban melalui layar telepon.

Aksi tersebut tidak berhenti pada satu kali panggilan. Korban kembali menerima gangguan dari nomor WhatsApp berbeda yang diduga digunakan oleh pelaku untuk menghubunginya.

Dalam komunikasi tersebut, pelaku juga disebut mengajak korban melakukan hubungan badan dengan iming-iming sejumlah uang. Gangguan berulang itu membuat korban merasa tidak nyaman dan terancam secara psikologis.

Korban akhirnya memilih menempuh jalur hukum dengan menyampaikan pengaduan kepada Polda NTT pada 8 September 2026. Pengaduan tersebut kemudian ditindaklanjuti Tim Zero Ditres PPA dan PPO bersama Subdit I Ditres PPA dan PPO Polda NTT.

Editor: Dionisius Umbu Ana Lodu

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut