Harga Emas Terus Naik, Gakkumhut Siapkan Operasi Gabungan Jika Tambang Liar Terulang di TN Matalawa
JAKARTA, iNewsSumba.id — Kenaikan harga emas Antam menjadi Rp2.613.000 per gram beriringan dengan penegasan Balai Gakkum Kehutanan Jabalnusra untuk tidak memberi ruang bagi aktivitas penambangan emas ilegal di kawasan TN Matalawa, Sumba Timur.
Pada perdagangan Sabtu (26/9/2026), harga emas Antam naik Rp23.000 dari posisi sehari sebelumnya yang berada di level Rp2.590.000 per gram. Harga buyback juga mengalami kenaikan Rp23.000 menjadi Rp2.438.000 per gram.
Nilai emas dalam perdagangan resmi bahkan mencapai miliaran rupiah untuk ukuran besar. Emas Antam 1 kilogram atau 1.000 gram tercatat seharga Rp2.553.600.000 pada perdagangan Sabtu.
Di sisi lain, tingginya nilai komoditas emas juga menjadi konteks ekonomi dalam pemberitaan mengenai aktivitas pertambangan emas ilegal. Salah satunya adalah perkara dugaan pengambilan material untuk pendulangan emas di kawasan TN Matalawa yang menyeret tersangka berinisial UT.
Balai Gakkum Kehutanan Jabalnusra memastikan tersangka UT beserta berkas perkaranya telah diserahkan kepada Kejaksaan Negeri Sumba Timur pada Rabu (9/9/2026). Sebelum dilimpahkan, UT dijemput secara paksa di kediamannya di Desa Wanggameti, Kecamatan Matawai La Pawu.
Kepala Seksi Wilayah III Manggarai Barat Balai Gakkum Kehutanan Jabalnusra, Agus Mardyanto, mengatakan langkah tersebut dilakukan setelah tersangka tidak memenuhi pendekatan persuasif yang telah dilakukan sebelumnya.
“Rabu kemarin memang sebenarnya kami berusaha melakukan pendekatan persuasif agar tersangka itu bisa hadir di hari Senin yaa. Tapi ternyata dari pihak tersangka kita tunggu sampai hari Senin yang bersangkutan tidak hadir. Maka kami melakukan koordinasi dengan pihak Polres Sumba Timur yang Alhamdulillah Puji Syukur pada Tuhan. Dari pihak Polres Sumba Timur memberikan respon yang sangat baik sekali,” kata Agus.
Editor: Dionisius Umbu Ana Lodu