Gempa Sumba M5,3 Dipicu Aktivitas Subduksi, BMKG: Guncangan Terasa hingga Labuan Bajo
Guncangan gempa tercatat mencapai intensitas IV MMI di Waibakul dan Tambolaka. Pada tingkat ini, getaran dirasakan oleh banyak orang di dalam rumah, sementara pintu dan jendela dapat berderik serta benda-benda ringan bergeser akibat guncangan.
Sementara itu, masyarakat di Waingapu, Kabupaten Sumba Timur, dan Labuan Bajo, Kabupaten Manggarai Barat, juga merasakan getaran dengan intensitas III MMI. Di wilayah tersebut, getaran dirasakan cukup jelas di dalam bangunan, namun belum dilaporkan menimbulkan kerusakan.
BMKG juga mengungkapkan bahwa hingga pukul 20.45 WIB atau sekitar 25 menit setelah gempa utama terjadi, jaringan pemantauan belum mendeteksi adanya aktivitas gempa susulan (aftershock). Meski demikian, masyarakat diminta tetap meningkatkan kewaspadaan tanpa harus panik.
"Tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya. Pastikan informasi resmi hanya bersumber dari BMKG melalui kanal komunikasi yang telah terverifikasi," tegas Dr. Wijayanto.
BMKG mengimbau warga untuk menghindari bangunan yang mengalami retak atau kerusakan akibat guncangan hingga dipastikan aman. Informasi perkembangan aktivitas kegempaan akan terus diperbarui melalui kanal resmi BMKG agar masyarakat memperoleh informasi yang akurat dan dapat dipertanggungjawabkan.
Editor : Dionisius Umbu Ana Lodu