Eurico Guterres: Jangan Bangun Kebencian terhadap Warga Eks Timor Timur Lewat Isu MBG
Eurico mengatakan, selama puluhan tahun warga eks Timor Timur telah menjadi bagian dari kehidupan sosial di NTT dan hidup berdampingan secara damai dengan masyarakat lokal.
Karena itu, ia meminta semua pihak lebih berhati-hati dalam menyampaikan informasi di ruang publik, terutama yang berkaitan dengan identitas kelompok masyarakat.
Menurutnya, media sosial seharusnya menjadi sarana edukasi dan penyampaian kritik yang konstruktif, bukan alat untuk menyebarkan stigma.
"Kami datang bukan untuk demo. Kami datang berdiskusi dan meminta polisi menyelidiki siapa yang membuat unggahan itu," ujarnya.
FKPTT juga berharap aparat penegak hukum dapat memberikan kepastian hukum agar kejadian serupa tidak kembali terulang.
Di tengah derasnya arus informasi digital, Eurico mengajak masyarakat untuk lebih kritis dan tidak mudah percaya terhadap narasi yang belum terverifikasi.
"Kalau ada dugaan pelanggaran, silakan dibuktikan. Jangan langsung membawa-bawa identitas warga eks Timor Timur," tegasnya.
Editor : Dionisius Umbu Ana Lodu