Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Laporan Masuk 23 Agustus, Tiga Hari Kemudian Terlapor Dugaan Pencabulan Diamankan Polda NTT
Advertisement . Scroll to see content

Rokok Berujung Penganiayaan: Fakta di Balik Aksi Brutal Bripda Torino di SPN Kupang

Sabtu, 15 November 2025 | 09:19 WIB
  • author Tim iNews
Rokok Berujung Penganiayaan: Fakta di Balik Aksi Brutal Bripda Torino di SPN Kupang
Oknum Polisi aniaya dua juniornya di SPN Kupang-Foto: ilsutrasi istimewa

Polda NTT menegaskan kasus ini penting untuk menunjukkan bahwa pembinaan internal tidak bisa lagi mentoleransi kekerasan. Institusi ingin memastikan nilai-nilai humanis lebih dikedepankan dalam mendidik personel muda.

Meski dianiaya, hasil pemeriksaan medis menunjukkan tidak ada luka atau memar di tubuh KLK dan JSU. Namun keluarga dua siswa tetap meminta penjelasan resmi dari Polda NTT.

Mereka mendatangi Mapolda pada hari yang sama setelah video tersebar. Setelah dialog dengan pihak kepolisian, keluarga akhirnya menyerahkan sepenuhnya proses hukum kepada Polda NTT.

Henry menambahkan, penyelesaian kasus ini diharapkan menjadi pelajaran bagi seluruh anggota agar tidak menjadikan kekerasan jadi alat pembinaan. “Proses hukum berjalan, dan ini komitmen kami,” pungkasnya.

Editor: Dionisius Umbu Ana Lodu

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut