Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Ancaman Blacklist Menguat, DPRD Sumba Timur: Pengusaha Ternak Nakal Harus Disanksi
Advertisement . Scroll to see content

GMKI dan AMAN Sumba Timur Pastikan Kawal Polemik Tanah Kalawua untuk Keadilan dan Bukan Pembenaran

Rabu, 29 Oktober 2025 | 16:44 WIB
  • author Dion. Umbu Ana Lodu
GMKI dan AMAN Sumba Timur Pastikan Kawal Polemik Tanah Kalawua untuk Keadilan dan Bukan Pembenaran
Masyarakat adat Kabihu Kalawua didampingi GMKI dan AMAN Sumba Timur berpose bersama sejumlah poster di depan Gedung DPRD Sumba Timur usai RDP -Foto: Dion. Umbu Ana Lodu

WAINGAPU, iNewsSumba.id-Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia (GMKI) dan Aliansi Masyarakat Adat Nusantara (AMAN) Sumba Timur menegaskan komitmen mereka membela hak masyarakat adat Kabihu (Marga) Kalawua di Kecamatan Karera. Konflik tanah yang sebut mereka berakar pada sejarah leluhur itu akan terus diperjuangkan.

Nampak dalam suasana Rapat Dengar Pendapat (RDP) di lantai Dasar Gedung DPRD Sumba Timur, Selasa (28/10/2025) pagi hingga siang lalu, sempat diwarnai ketegangan.  GMKI dan AMAN, bersuara lantang menuntut keadilan bagi Kabihu Kalawua. 

Ketua GMKI Sumba Timur, Umbu Kudu Jangga Kadu, berdiri tegak . Dengan suara tegas, ia menegaskan bahwa perjuangan masyarakat adat Kalawua bukan semata soal tanah, melainkan harga diri dan keberlanjutan hidup.

“Prinsipnya adalah kami akan mencari dan memperjuangkan keadilan untuk masyarakat adat Kalawua,” ujar Umbu Kudu.

Lahan yang disengketakan itu diantaranya wilayah Malai Kababa, wilayah yang sejak turun-temurun menjadi tempat ritual dan pemakaman leluhur. Kini, sebagian lahan dikabarkan telah bersertifikat atas nama orang luar marga.

“Kejelasan status tanah itu penting agar masyarakat bisa hidup dan bertani di atas tanah sendiri,” tambahnya.

Dalam RDP itu, DPRD menjanjikan akan turun langsung ke lokasi untuk meninjau situasi. Namun, Umbu Kudu mengingatkan agar janji itu tidak berhenti di ruang sidang.

“Jika DPRD tidak menepati janjinya, kami akan turun dengan massa lebih besar,” ancamnya.

Editor: Dionisius Umbu Ana Lodu

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut