Logo Network
Network

Waduh, 406 Orang Meninggal Dunia kerena Lakalantas, Polda NTT Gelar Operasi Patuh Turangga 2023

Emi Maunmuti
.
Senin, 10 Juli 2023 | 17:53 WIB
Waduh, 406 Orang Meninggal Dunia kerena Lakalantas, Polda NTT Gelar Operasi Patuh Turangga 2023
Kapolda NTT Irjen Pol. Johanis Asadoma saat memasang pita tanda Operasi Patuh Turangga 2023 dimulai - Foto : istimewa

KUPANG,iNewsSumba.id - Dalam rangka cipta kondisi kamseltibcarlantas Polri melaksanakan operasi kepolisian di tingkat Polda dan Polres dengan sandi operasi “Patuh Turangga 2023” yang dilaksanakan selama 14 hari, dimulai dari tanggal 10 juli sampai dengan 23 juli 2023, secara serentak di seluruh indonesia. Langkah ini diharapkan bisa meningkatkan  kesadaran dan tertib berlalulintas warga, juga bisa menekan angka kematian akibat laka lantas yang mencapai 406 pada tahun 2022 lalu.

Sebagai tanda dimulainya Operasi Patuh Turangga 2023, Kapolda NTT, Irjen Pol. Johanis Asadoma menyematkan pita tanda operasi kepada perwakilan anggota Polisi Militer, Ditlantas dan Dinas Perhubungan saat pelaksanaan apel gelar pasukan di lapangan Ricky Sitohang Mapolda NTT, Senin (10/7/23).

Operasi patuh ini merupakan jenis operasi harkamtibmas yang mengedepankan kegiatan edukatif dan persuasif serta humanis di dukung penegakkan hukum lalu lintas secara elektronik (statis dan mobile) dalam rangka meningkatkan kepatuhan dan disiplin masyarakat dalam berlalu lintas.

Kapolda NTT mengatakan bahwa Polisi lalu lintas terus berupaya melaksanakan program Kapolri dalam bingkai Presisi (Prediktif, Responsibilitas, Transparansi Berkeadilan). Sesuai amanat undang-undang nomor 22 tahun 2009 tentang lalu lintas dan angkutan jalan, Polri diharapkan untuk mewujudkan dan memelihara keamanan, keselamatan, ketertiban dan kelancaran berlalu lintas (kamseltibcar lantas), meningkatkan kualitas keselamatan dan menurunkan tingkat fatalitas korban kecelakaan lalu lintas, membangun budaya tertib berlalu lintas dan meningkatkan kualitas pelayanan publik.

“Keempat hal tersebut memiliki kompleksitas yang tidak bisa ditangani oleh polantas sendiri, sinergitas antar pemangku kepentingan menjadi sangat mendasar dalam menemukan akar masalah dan solusinya yang harus diterima dan dijalankan oleh semua pihak,” tandas Kapolda NTT.

Follow Berita iNews Sumba di Google News

Halaman : 1 2 3
Bagikan Artikel Ini
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.