Pemakaman Umbu Yadar di Nggoti - Karera dihadiri Gubernur NTT dan Bupati se Pulau Sumba

Dion Umbu Ana Lodu
.
Minggu, 09 Oktober 2022 | 10:38 WIB
Peti jenazah (dipayungi merah) bersama keluarga terdekat mengitari kuburan 8 kali sebelum dimasukan ke liang lahat - Foto : Istimewa

SUMBA TIMUR, iNewsSumba.id – Prosesi pengebumian Umbu Yadar, tokoh bangsawan di Nggoti, desa Praimadita, Kecamatan Karera, Jumat (7/10/2022) lalu dihadiri oleh Gubernur NTT Viktor B. Laiskodat dan para Bupati se Pulau Sumba. Prosesi pengebumian dalam nuansa adat dan budaya sesuai keyakinan Marapu, Sumba Timur itu mendapat perhatian ribuan pasang mata khalayak.

Pemakaman sosok yang juga dikenal sebagai Umbu La Nggoti juga Umbu Nai Mangutu itu tak hanya dihadiri Gubernur,  juga Ketua DPRD NTT, Emelia J. Nomleni yang didampingi Wakil Bupati Sumba Timur, David M. Wadu. Turut pula hadir penjabat Walikota Kupang, George Hadjoh.

Mengutip paparan Gubernur NTT, Viktor B Laiskodat di akun Facebooknya, prosesi pemakaman itu dihadiri para tamu undangan umum dan juga kerabat terkait yang berasal dari 384 Kabihu atau marga dari sejumlah wilayah di pulau Sumba. Selain itu, untuk menghormati leluhur dan sesuai dengann keyakinan Marapu, urai Viktor, juga dilaksanakan penyembelihan kuda , babi dan sapi masing – masing 1 ekor dan 3 ekor kerbau.

“Beristirahatlah dalam damai Bapak Umbu Yadar, sebagai manusia konsepsional beliau akan terus diingat dan dihormati sampai jauh setelah fisik beliautidak ada lagi karena telah meninggalkan pikiran, terobosan dan pekerjaan yang mampu berguna untukk orang lain,” tuliss Viktor seperti dikutip dari bagian akhir postingannya.

Bupati Sumba Timur, Khristofel Praing juga hadir mewakili unsur pemerintah Kabupaten plus kerabat terkait dalam prosesi pemakaman sosok yang lahir pada 10 Januari 1962 dan wafat pada 8 Juli 2019 silam.

Prosesi pemakaman sendiri setelah lewati sejumlah ritual, peti jenasah bersama orang – orang terdekat dan rumpun keluarga terkait mengitari kuburan sebanyak 8 kali. Selanjutnya peti jenazah yang berselimutkan kain tenun terbaik itu dimasukan ke liang lahat yang menjadi tempat persemayaman almarhum untuk menuju kehidupan abadi, tempat yang lazim dikenal dalam tradisi dan adat Sumba sebagai ‘Praing Marapu’ atau Nirwana itu.  


Makam Umbu Yadar , perpaduan unsur Megalithikum khas Sumba Timur dan modern - Foto : Istimewa

 

Wakil Bupati Sumba Timur David M. Wadu  sebelumnya dalam rilisnya juga mengutarakan rasa duka mendalam bagi sosok yang dikenal supel itu.

"Sebagai Pemerintah dan secara Pribadi saya mengucapkan Turut berduka cita yang mendalam. Kepergian beliau sudah merupakan garis Tuhan namun kebaikan beliau akan selalu menjadi bintang penunjuk arah bagi anak-anaknya, keluarga serta kita semua," tulis David.

Editor : Dionisius Umbu Ana Lodu

Follow Berita iNews Sumba di Google News

Bagikan Artikel Ini