Seperti dilansir dari Tribrata News NTT, Kabidhumas Polda NTT Kombes Pol. Henry Novika Chandra menjelaskan, keberhasilan menemukan kelima WNA tersebut merupakan hasil respons cepat jajaran Polres Rote Ndao dalam menindaklanjuti informasi intelijen.
"Keberhasilan ini menunjukkan pentingnya kecepatan respons, koordinasi, dan sinergi seluruh personel dalam menjaga keamanan wilayah perairan Nusa Tenggara Timur," ungkap Henry menyampaikan apresiasi Kapolda NTT Irjen Pol. Reza Arief Dewanto.
Berdasarkan informasi awal, kelima WNA tersebut diduga melakukan perjalanan dari perairan Bau-Bau, Sulawesi Tenggara, menuju Australia dengan menggunakan kapal fiber tanpa nama. Perjalanan yang dimulai pada 1 November 2026 itu diduga terhenti setelah kapal mengalami kerusakan mesin di sekitar Pulau Ndana.
Polisi kini mendalami alasan kelima WNA tersebut berada di pulau terluar itu, pihak yang mengatur keberangkatan, serta identitas orang-orang yang diduga hendak menjemput mereka menggunakan perahu. Polda NTT juga berkoordinasi dengan instansi terkait untuk memastikan status keimigrasian kelima warga negara China tersebut.
.
Editor : Dionisius Umbu Ana Lodu
Artikel Terkait
