Cuaca Ekstrem Diterjang Tim Relawan ini untuk Kirim Bantuan ke 534 Warga Palue

Dion. Umbu Ana Lodu
Tim relawan akhirnya tiba dan bisa menyalurkan bantuan untuk 534 jiwa warga Palue yang terdampak Gempa Flores (Foto Kolase: istimewa)

MAUMERE, iNewsSumba.id - Cuaca ekstrem di perairan Nusa Tenggara Timur tidak menyurutkan langkah Pertamina Patra Niaga menyalurkan bantuan bagi warga terdampak gempa di Pulau Palue, Kabupaten Sikka.

Tim relawan Pertamina Patra Niaga Fuel Terminal Maumere harus menempuh perjalanan panjang untuk memastikan bantuan logistik dan kebutuhan dasar tiba di tangan masyarakat yang membutuhkan. Bantuan tersebut disalurkan pada Jumat (21/8/2026) untuk sekitar 534 jiwa terdampak gempa.

Pengiriman bantuan sebelumnya direncanakan pada Rabu (19/8/2026). Namun, kondisi cuaca buruk memaksa keberangkatan ditunda. Situasi tersebut menjadi tantangan karena kebutuhan masyarakat di wilayah terdampak bencana tidak bisa menunggu terlalu lama.

Tim Pertamina kemudian berkoordinasi dengan Pemerintah Daerah, BPBD, PT ASDP Indonesia Ferry, kepolisian, dan sejumlah pihak lainnya untuk mencari jalur pengiriman yang memungkinkan.

“Bagi kami, yang terpenting adalah bagaimana bantuan yang sudah disiapkan dapat segera sampai kepada masyarakat yang membutuhkan. Meskipun akses menuju Palue tidak mudah, kami terus berkoordinasi dan mencari berbagai cara agar kebutuhan masyarakat pascagempa dapat terpenuhi,” ujar Roy, salah satu tim Pertamina Patra Niaga.

Setelah koordinasi dilakukan, bantuan akhirnya diberangkatkan menggunakan KMP Ile Ape. Perjalanan laut menuju Pulau Palue membutuhkan waktu sekitar 5,5 jam dengan kondisi perairan yang tidak menentu.

Bantuan yang dibawa bukan hanya berupa bahan pangan seperti beras, minyak goreng, air mineral, kopi, dan mi instan. Pertamina juga membawa kasur lipat, selimut, handuk, lampu emergency, terminal listrik, tikar, sabun, sampo, pembalut wanita, hingga popok bayi.

Sesampainya di Palue, persoalan belum selesai. Kendaraan pengangkut bantuan tidak mampu menjangkau seluruh posko yang tersebar di delapan titik. Pemerintah Kecamatan, BPBD, dan kepolisian kemudian membantu mendistribusikan bantuan menuju lokasi-lokasi yang sulit diakses.

“Setiap perjalanan memiliki tantangannya sendiri. Namun, bagi kami, yang terpenting adalah memastikan bantuan dapat benar-benar sampai kepada masyarakat yang membutuhkan,” kata Roy.

Camat Palue Rudolfus Riba mengapresiasi bantuan tersebut. Ia mengatakan kondisi Kecamatan Palue mengalami kerusakan fatal akibat gempa sehingga bantuan logistik sangat dibutuhkan masyarakat.

“Kecamatan Palue mengalami kerusakan fatal. Dengan adanya bantuan dari Pertamina berupa logistik dan kebutuhan dasar lainnya, ini sangat membantu meringankan beban masyarakat kami. Terima kasih, Tuhan memberkati,” ujar Rudolfus.

 

Editor : Dionisius Umbu Ana Lodu

Bagikan Artikel Ini
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network