WAINGAPU, iNewsSumba.id – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sumba Timur mengingatkan masyarakat untuk tetap meningkatkan kewaspadaan menyusul masih terjadinya gempa bumi susulan pascagempa utama berkekuatan Magnitudo 7,7 yang mengguncang wilayah Nagekeo, Flores, pada Sabtu (15/8/2026).
Kepala Pelaksana BPBD Sumba Timur, Yonathan H. Marawali, pada Rabu (19/8/2026) pagi membagikan informasi terbaru mengenai perkembangan aktivitas seismik di wilayah Flores dan sekitarnya.
Berdasarkan data yang diterima hingga 19 Agustus 2026 pukul 08.00 WIB, jumlah gempa susulan telah mencapai 2.850 kejadian.
Data tersebut menunjukkan bahwa aktivitas gempa masih berlangsung meskipun tren peluruhan mulai memperlihatkan adanya penurunan.
BPBD mencatat gempa susulan dengan magnitudo terbesar mencapai 6,2, sedangkan magnitudo terkecil berada pada angka 1,1.
Selain itu, tercatat sebanyak 24 gempa susulan memiliki kekuatan di atas Magnitudo 5. Gempa-gempa tersebut berpotensi menimbulkan kepanikan karena sebagian masih dapat dirasakan oleh masyarakat.
Dari total 2.850 gempa susulan, sebanyak 83 kejadian dilaporkan dirasakan langsung oleh warga di berbagai wilayah di Nusa Tenggara Timur.
Editor : Dionisius Umbu Ana Lodu
Artikel Terkait
