MAUMERE, iNewsSumba.id - Cuaca ekstrem di perairan Nusa Tenggara Timur tidak menyurutkan langkah Pertamina Patra Niaga menyalurkan bantuan bagi warga terdampak gempa di Pulau Palue, Kabupaten Sikka.
Tim relawan Pertamina Patra Niaga Fuel Terminal Maumere harus menempuh perjalanan panjang untuk memastikan bantuan logistik dan kebutuhan dasar tiba di tangan masyarakat yang membutuhkan. Bantuan tersebut disalurkan pada Jumat (21/8/2026) untuk sekitar 534 jiwa terdampak gempa.
Pengiriman bantuan sebelumnya direncanakan pada Rabu (19/8/2026). Namun, kondisi cuaca buruk memaksa keberangkatan ditunda. Situasi tersebut menjadi tantangan karena kebutuhan masyarakat di wilayah terdampak bencana tidak bisa menunggu terlalu lama.
Tim Pertamina kemudian berkoordinasi dengan Pemerintah Daerah, BPBD, PT ASDP Indonesia Ferry, kepolisian, dan sejumlah pihak lainnya untuk mencari jalur pengiriman yang memungkinkan.
“Bagi kami, yang terpenting adalah bagaimana bantuan yang sudah disiapkan dapat segera sampai kepada masyarakat yang membutuhkan. Meskipun akses menuju Palue tidak mudah, kami terus berkoordinasi dan mencari berbagai cara agar kebutuhan masyarakat pascagempa dapat terpenuhi,” ujar Roy, salah satu tim Pertamina Patra Niaga.
Setelah koordinasi dilakukan, bantuan akhirnya diberangkatkan menggunakan KMP Ile Ape. Perjalanan laut menuju Pulau Palue membutuhkan waktu sekitar 5,5 jam dengan kondisi perairan yang tidak menentu.
Editor : Dionisius Umbu Ana Lodu
Artikel Terkait
