WAINGAPU, iNewsSumba.id-Kabupaten Sumba Timur dikenal sebagai wilayah terluas di Provinsi NTT, namun potensi pertanian jagung di daerah ini ternyata belum dimanfaatkan secara maksimal. Di tengah luas wilayah yang mencapai ribuan kilometer persegi, masih banyak lahan yang belum diolah menjadi lahan produktif.
Data Dinas Pertanian Kabupaten Sumba Timur mencatat sekitar 15.876 hektare lahan potensial jagung yang baru teridentifikasi. Dari jumlah tersebut, baru sekitar 8.000 hektare yang dimanfaatkan oleh masyarakat untuk ditanami jagung.
Kepala Dinas Pertanian Sumba Timur, Nicolas Pandarangga mengatakan, potensi jagung di daerah ini sebenarnya masih sangat besar untuk dikembangkan.
“Kalau melihat luas lahan potensial yang ada untuk ditanami jagung itu belum sampai lima puluh persen lah ditanami jagung,” ujarnya saat diwawancarai, Rabu (25/3/2026) siang lalu di ruang kerjanya.
Menurutnya, pengembangan jagung masih terkendala keterbatasan anggaran daerah serta rendahnya minat masyarakat, khususnya generasi muda yang lebih memilih bekerja di sektor formal dibandingkan bertani.
Padahal, produktivitas jagung di Sumba Timur saat ini rata-rata mencapai 4 ton per hektare dan masih bisa ditingkatkan jika didukung teknologi pertanian dan pendampingan petani.
Editor : Dionisius Umbu Ana Lodu
Artikel Terkait
