Krisis BBM Bersubsidi Belum Reda, Antrean Panjang Kembali Jadi Wajah Rutin Kota Waingapu

Dion. Umbu Ana Lodu
Sepeda motor yang mengular hingga ke badan jalan saat antre BBM di SPBU Matawai, Kota Waingapu, NTT-Foto: Dion. Umbu Ana Lodu

WAINGAPU, iNewsSumba.id — Antrean panjang kendaraan bermotor kembali menjadi pemandangan harian yang tak bisa dihindari di Kota Waingapu dan hampir seluruh SPBU di Kabupaten Sumba Timur. Sejak awal tahun berjalan, barisan sepeda motor, mobil pribadi, hingga kendaraan angkutan umum mengular sejak pagi buta hanya untuk mendapatkan bahan bakar bersubsidi jenis Pertalite dan Solar.

Kondisi ini seolah menjadi 'wajah rutin' kota, di mana aktivitas warga kini ikut diwarnai ketegangan kecil setiap kali mendekati area SPBU. Pengendara harus bersabar dalam antrean yang bisa memakan waktu berjam-jam, bahkan tak jarang berakhir tanpa hasil jika BBM habis sebelum giliran tiba.

Sejumlah pengendara mengaku situasi ini sudah berlangsung cukup lama dan terasa makin berat belakangan ini. “Sudah seperti rutinitas harian saja. Kalau mau isi BBM bersubsidi, ya siap antre panjang. Kadang dapat, kadang tidak,” kata seorang warga Waingapu, Kamis (9/1/2026).

Pantauan di lapangan menunjukkan antrean mulai terbentuk sejak pagi hari. Pengendara sepeda motor mendominasi barisan, diikuti mobil pribadi dan kendaraan niaga yang menggantungkan operasional pada ketersediaan Solar bersubsidi.

Warga berharap pemerintah daerah tidak tinggal diam melihat kondisi ini. Mereka menilai perlu ada kebijakan yang mampu memastikan distribusi BBM berjalan lebih stabil sehingga tidak menimbulkan keresahan berkepanjangan di masyarakat.

Editor : Dionisius Umbu Ana Lodu

Halaman Selanjutnya
Halaman : 1 2

Bagikan Artikel Ini
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network