Lewotobi Laki-laki Berstatus Awas, Detak Vulkanik Flores Timur Memasuki Fase Kritis

Tim iNews
Gunung Lewotobi Laki-Laki di Flores Timur-Foto: istimewa

Tak hanya itu, tercatat pula 115 gempa vulkanik dalam, lima gempa frekuensi rendah, serta puluhan gempa tektonik lokal dan jauh. Rangkaian aktivitas ini menjadi sinyal bahwa Gunung Lewotobi Laki-laki belum sepenuhnya memasuki fase tenang pasca-erupsi terakhir pada 18 Oktober 2025.

Dari sisi deformasi, instrumen tiltmeter menunjukkan pola inflasi cepat pada tubuh gunung. Kondisi ini menandakan adanya dorongan magma dari kedalaman menuju zona dangkal.

Data GNSS juga memperlihatkan inflasi vertikal yang semakin jelas dalam beberapa hari terakhir. Ini mengindikasikan pergerakan magma ke arah permukaan masih berlangsung,” kata Lana.

Seiring status Awas, Badan Geologi mengeluarkan rekomendasi ketat. Masyarakat dan wisatawan dilarang beraktivitas dalam radius 6 kilometer dari pusat erupsi, serta 7 kilometer sektoral ke arah barat laut hingga timur laut.

Warga diminta tetap tenang dan tidak terpancing informasi yang tidak dapat dipertanggungjawabkan. Pemerintah daerah diharapkan terus memperkuat komunikasi kebencanaan hingga tingkat desa.

Ancaman lanjutan berupa potensi banjir lahar juga diingatkan, terutama saat hujan lebat. Sejumlah daerah aliran sungai seperti Nawakote, Boru, hingga Nurabelen masuk dalam zona rawan.

Dalam kondisi Awas, Lewotobi Laki-laki kembali mengingatkan Flores Timur bahwa hidup berdampingan dengan gunung api menuntut kesiapsiagaan yang tak pernah boleh lengah.

Editor : Dionisius Umbu Ana Lodu

Sebelumnya

Bagikan Artikel Ini
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network