"Kami sudah klarifikasi dan NZ mengakui benar dirinya dalam video itu," ujar Eliyunus didampingi Dekan FKIP Unias Yaredi Waruwu, Wakil Rektor IV Mastawati Ndruru juga oknum dosen NZ, Kamis (20/6/2024) lalu.
"Peristiwa yang terjadi dalam video di luar nalar atau alam sadar beliau, tanpa disadarinya. Dia mengaku melakukan hal itu di bawah pengaruh hipnotis," jelas Eliyunus sembari memaparkan kejadian berawal saat korban menerima telepon dari nomor yang tidak dikenal, yang mana mengaku sebagai dosen di Kota Bandung.
Rektor Universitas Nias Eliyunus Waruwu saat memberi keterangan terkait VCS oknum dosen yang viral di medsos. (Foto: iNews/Iman Jaya Lase)
“Seusai perkenalan, pelaku VCS dengan korban dan beberapa hari kemudian berupaya memeras dengan meminta sejumlah uang. Dosen NZ sebagai korban sudah laporkan kasus dugaan pemerasan dan penyebaran video pornografi ke Polres Nias," papar Eliyunus.
Editor : Dionisius Umbu Ana Lodu
Artikel Terkait