Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Temukan Sutrimo Dengan Kondisi Mulut Berbusa, Polisi Cari Jawaban Lewat 24 Saksi dan Autopsi Ulang
Advertisement . Scroll to see content

Dugaan Ancaman terhadap Jurnalis di Tangerang: Erles Rareral Soroti Dasar Hukum dan Pembuktian

Jum'at, 23 Oktober 2026 | 18:30 WIB
  • author Dion. Umbu Ana Lodu
Dugaan Ancaman terhadap Jurnalis di Tangerang: Erles Rareral Soroti Dasar Hukum dan Pembuktian
Kekerasan terhadap jurnalis (Foto: ilustrasi istimewa)

Sementara itu, Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers mengatur kemerdekaan pers. Pasal 18 ayat (1) memuat ketentuan pidana bagi tindakan yang secara melawan hukum dengan sengaja menghambat atau menghalangi pelaksanaan ketentuan tertentu dalam Pasal 4. Penerapannya mensyaratkan pembuktian unsur-unsur sebagaimana ditetapkan undang-undang.

Erles juga mengingatkan bahwa penentuan ketentuan pidana umum harus memperhatikan waktu kejadian dan aturan yang berlaku. KUHP Nasional berdasarkan Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 mulai berlaku pada 2 Januari 2026, sehingga penyidik perlu mengkaji ketentuan yang relevan berdasarkan fakta serta unsur delik yang diduga terjadi.


Pengacara Erles Rareral bersama Pimred iNews Media Group Aiman Witjaksono di studio Rakyat Bersuara (Foto: istimewa)

 

“Jika ada pihak yang merasa dirugikan oleh pemberitaan atau aktivitas jurnalistik, gunakan jalur hukum. Jangan menggunakan kekerasan dan ancaman untuk menyelesaikan persoalan. Hukum harus menjadi panglima, bukan intimidasi!” tegas Erles.

Editor: Dionisius Umbu Ana Lodu

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut