Hidup Paulus Kaledi Berakhir Tragis, Polisi Masih Dalami Motif Pembacokan di Sumba Tengah
Kapolres Sumba Barat, AKBP Johanis Nisa Pewali kepada wartawan membenarkan adanya kasus penganiayaan yang mengakibatkan korban meninggal dunia. Ia mengatakan penyidik masih bekerja mengumpulkan seluruh fakta.
"Benar. Kasusnya masih kita dalami," kata AKBP Johanis Nisa Pewali saat dikonfirmasi, Selasa (7/7/2026).
Kapolres menjelaskan hingga kini belum diketahui secara pasti alasan pelaku melakukan pembacokan terhadap korban. Polisi memilih berhati-hati sebelum menyampaikan kesimpulan kepada publik.
"Kita dalami karena belum ada informasi yang jelas, karena secara tiba-tiba korban ditebas. Jadi kita dalami dulu kasusnya," ujarnya.
Dalam proses penyidikan, polisi telah mengamankan terduga pelaku beserta sejumlah barang bukti, yakni sebilah parang yang diduga digunakan saat melakukan pembacokan, uang tunai Rp400 ribu yang ditemukan di saku korban, satu unit sepeda motor Suzuki Shogun 125, serta dua jeriken berisi BBM masing-masing berkapasitas 20 liter.
Selain mengamankan barang bukti, penyidik juga melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), memeriksa sejumlah saksi, serta melakukan visum terhadap jenazah korban. Seluruh rangkaian pemeriksaan itu dilakukan untuk memperjelas kronologi dan memastikan alat bukti yang cukup dalam proses hukum.
Kepolisian mengimbau masyarakat agar tetap tenang dan tidak menyebarkan informasi yang belum terverifikasi. Polisi memastikan penyidikan akan dilakukan secara profesional dan transparan hingga motif pembunuhan terungkap dan seluruh proses hukum berjalan sesuai ketentuan yang berlaku.
Editor : Dionisius Umbu Ana Lodu