Sumba Timur Masuk Jalur JNBA 2026, KPK Soroti Tata Kelola Lahan dan Pendidikan
Selain itu, pemerataan pendidikan juga menjadi perhatian utama. Tidak sedikit wilayah di Indonesia Timur yang masih menghadapi keterbatasan akses dan infrastruktur pendidikan.
Melalui program KPK Mengajar, lembaga antirasuah itu ingin memastikan isu pendidikan tidak hanya dibahas dalam forum kebijakan, tetapi juga diwujudkan melalui aksi nyata.
Direktur Sosialisasi dan Kampanye Antikorupsi KPK Amir Arief mengatakan masyarakat akan dilibatkan secara aktif dalam seluruh rangkaian kegiatan.
“Kami berharap JNBA menjadi ruang perjumpaan antara KPK dan masyarakat, memperkuat kolaborasi dengan pemda, serta menumbuhkan semakin banyak agen-agen integritas di daerah,” ujarnya.
Kehadiran JNBA di Sumba Timur diharapkan dapat memperkuat tata kelola pemerintahan yang bersih sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat dalam mengawasi penggunaan sumber daya publik.
Editor : Dionisius Umbu Ana Lodu