Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Laporan Masuk 23 Agustus, Tiga Hari Kemudian Terlapor Dugaan Pencabulan Diamankan Polda NTT
Advertisement . Scroll to see content

Empat Anggota Brimob Ditikam di Labuan Bajo, Kapolda NTT dan Pangdam IX/Udayana Bentuk Tim Gabungan

Kamis, 11 Juni 2026 | 18:27 WIB
  • author Yoseph Mario Antogoni
Empat Anggota Brimob Ditikam di Labuan Bajo, Kapolda NTT dan Pangdam IX/Udayana Bentuk Tim Gabungan
Empat anggota Batalyon B Pelopor Sat Brimob Polda NTT di Labuan Bajo diduga jadi korban penikaman anggota TNI. Petinggi kedua institusi tersebut pastikan TNI-Polri tetap solid (Foto: ilustrasi AI)

LABUAN BAJO, iNewsSumba.id – Insiden penikaman yang menimpa empat anggota Batalyon B Pelopor Sat Brimob Polda NTT di Labuan Bajo, Kabupaten Manggarai Barat, Kamis (11/6/2026) dini hari, menjadi perhatian serius jajaran pimpinan TNI dan Polri di Nusa Tenggara Timur. Peristiwa tersebut kini ditangani tim gabungan yang melibatkan Propam Polda NTT dan Polisi Militer Angkatan Darat (POM AD).

Peristiwa berdarah itu terjadi di Dusun Waemata, Desa Gorontalo, Kecamatan Komodo, setelah sejumlah anggota Brimob menghadiri misa syukur dan acara pelantikan salah satu personel Brimob pada Rabu malam hingga Kamis dini hari.

Berdasarkan keterangan yang dihimpun, suasana acara berlangsung aman dan penuh keakraban. Namun situasi berubah ketika empat anggota Brimob yang hendak pulang sekitar pukul 01.00 Wita berpapasan dengan tiga orang yang diduga terlibat dalam insiden tersebut.

Wakil Komandan Batalyon B Pelopor Sat Brimob Polda NTT, AKP Antonio Cortareal, menjelaskan bahwa keributan bermula ketika salah satu terduga pelaku diduga menendang Bripda Rivaldo tanpa alasan yang jelas.

"Melihat rekannya diserang, anggota lainnya berusaha melerai. Namun situasi justru berkembang menjadi keributan hingga salah satu terduga pelaku diduga mengeluarkan senjata tajam dan melakukan penikaman terhadap empat anggota Brimob," kata Antonio.

Akibat serangan tersebut, empat anggota Brimob mengalami luka serius akibat senjata tajam. Seluruh korban langsung dievakuasi ke RS Siloam Labuan Bajo untuk mendapatkan pertolongan medis dan menjalani tindakan operasi.

Pantauan di rumah sakit menunjukkan pengamanan diperketat. Aparat Brimob menyiagakan kendaraan taktis di area RS Siloam sebagai langkah antisipasi sekaligus memastikan situasi tetap terkendali.

Insiden ini semakin menyita perhatian publik setelah muncul informasi mengenai dugaan keterlibatan oknum anggota TNI yang bertugas di Kodim 1630/Manggarai Barat. Meski demikian, pihak TNI belum memberikan keterangan resmi terkait identitas maupun status pihak yang disebut-sebut terlibat.

Komandan Kodim 1630/Manggarai Barat, Letkol Inf Budiman Manurung, mengatakan pihaknya masih melakukan pendalaman informasi sebelum menyampaikan pernyataan resmi kepada publik.

"Nanti akan kita klarifikasi bila sudah dapat keterangan yang akurat, supaya tidak simpang siur informasinya," ujar Budiman.

Menanggapi perkembangan kasus tersebut, Kapolda NTT Irjen Pol Dr Rudi Darmoko bersama Pangdam IX/Udayana Mayjen TNI Piek Budyakto dan Danrem 161/Wira Sakti Brigjen TNI Hendro Cahyono langsung melakukan koordinasi intensif. Kedua institusi sepakat membentuk tim gabungan guna mengungkap fakta secara objektif, profesional, dan transparan.

Kabid Humas Polda NTT Kombes Pol Henry Novika Chandra menegaskan bahwa hubungan TNI dan Polri di NTT tetap solid. Menurutnya, proses hukum akan berjalan berdasarkan fakta tanpa mengganggu sinergitas yang selama ini terbangun kuat di lapangan.

"Hubungan persaudaraan, kekompakan, dan sinergitas TNI-Polri tetap terjaga dengan sangat baik. Kami terus berkoordinasi secara intensif untuk menyelesaikan persoalan ini secara bijaksana dan profesional," tegas Henry.

Hingga Kamis malam, tim gabungan masih memeriksa sejumlah saksi dan pihak terkait untuk mengungkap secara terang kronologi, motif, serta pihak yang bertanggung jawab atas insiden yang menyebabkan empat anggota Brimob terluka tersebut.

Editor: Dionisius Umbu Ana Lodu

Related News

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut